Apa masalah terbesar kamu? Kalo masalah terbesar saya saat ini adalah mengelola keuangan!
Ini masih menjadi masalah terbesar bagi saya.
Keinginan saya adalah bebas beban finansial ketika berumur 40 tahun, tapi kenyataannya saya
masih belum bisa mengelola keuangan dengan baik, dan menabung menjadi bagian
tersulit bagi diri saya.
Berbagai cara saya coba untuk bisa mencontrol pengeluaran, yang harus
berbanding lurus dengan pemasukan saya.
Sampai akhirnya saya memulai dengan yang paling dasar, dengan cara
mengetahui pengeluaran terbesar ke arah mana. Dan ternyataaaa.. pengeluaran
terbesar saya adalah untuk MAKAN!
Menurut saya ini nggak bener, uang habis hanya untuk makan (ini relative
ya), nggak bisa bohong memang passion terbesar saya adalah makan. Mencoba
tempat makan baru, makan enak, atau sekedar ngobrol pasti tempat makan yg saya
tuju.
Tapi nggak bisa di pungkiri karena inilah uang saya banyak terbuang, ketika
sudah membicarakan makanan otak saya seperti tidak berhenti berpikir MAKAN APA
SELANJUTNYA haha.
Setelah mengetahui pengeluaran terbesar ke arah
mana, saya mencoba metode membatasi diri. Bagaimana caranya?
1
ATUR JADWAL!
Saya mencoba untuk mengatur jadwal agar tidak terlalu sering keluar
rumah, karena ketika keluar rumah, this is time to spend my money haha.
Gimana kalo ternyata banyak yang ngajak ketemu dan kita harus banget
ikut? Buatlah jadwalnya menjadi satu hari, seperti dalam satu hari kita ngebuat
dua pertemuan yang jarak pertemuannya berdekatan atau mungkin kalau di mall
kita buat pertemuannya hanya beda tempat. Dengan
begitu kita bisa menghemat uang transport, karena jika kita keluar pada hari
yang berbeda kita butuh pengeluaran uang transport kan?
2
TIDAK MUDAH TERGODA!
Sejujurnya ini susah. Tapi, ketika saya membiasakan diri untuk tidak
mudah tergoda, dengan sendirinya saya terbiasa tidak mudah terhasut. Meskipun
hanya sedikit itu adalah progress baik bagi kamu yang boros seperti saya hehe.
3
SHARING is CARING!
Kenapa saya bilang sharing is caring? Karena dengan sistem seperti ini
kita bisa mengakali dengan teman atau pasangan bahkan keluarga, ketika ingin
mencoba makanan baru atau kita termasuk tipe orang yang mudah kenyang alias
lapar mata. Dengan sharing kita bisa meminimalisir pengeluaran kita, tanpa di
bilang pelit ataupun membuang-buang makanan. Keuntungan
ataupun kebaikan dengan sharing , kita bisa mengajak teman untuk berhemat. Ingat, kita hidup
tidak hanya untuk hari ini saja.
4
CASH!
Bawa uang cash secukupnya, jangan pakai CREDIT CARD atau ATM. Sekedar
saran, tidak apa-apa jika ingin membawa ATM. Tapi ingat, itu hanya di gunakan
ketika mendesak.
5
ALOKASIKAN KEUANGAN!
Baiknya ketika awal bulan, langsung kamu list apa
saja kebutuhan dan keinginan kamu. Tapi ingat, jangan semua keinginan kamu
langsung kamu belanjakan, prioritaskan apa yang lebih penting.
Jika kamu mempunya dua rekening, itu bagus. Karena kamu bisa
mengalokasikan uang kamu dengan baik, contoh:
Rekening A untuk pengeluaran perbulan yang sudah kamu hitung, Rekening B
untuk uang yang ingin kamu tabung.
Menurut saya, akan lebih baik jika setiap bulannya kamu tentukan berapa
persen dari penghasilan yang akan kamu tabung. Jangan kamu
menabung dengan mengandalkan sisa dari penghasil kamu. Belajarlah agar kita
mempunyai beban untuk menabung.
Setelah itu kamu bisa titipkan ATM kepada orang tua
atau suami mu.
6
Suggest!
Anggap uang yang berada di dompet adalah uang terakhir kamu.
Kadang kesalahan fatal orang boros adalah menyepelekan hal ini,
menganggap masih ada uang tabungan. Dan tanpa
berpikir panjang langsung menghabiskan uang yang ada dalam sehari.
Padahal kamu lupa, masih ada beberapa hari atau
beberapa minggu yang harus kamu lalui untuk sampai tanggal gajian.
Susah memang untuk orang boros seperti saya
melakukan ini, nggak segampang menulisnya.
Tapi susungguhnya setelah saya mencoba metode ini,
menabung menjadi suatu kebiasaan bagi saya.
Ingat kebiasaan boros itu cepat atau lambat akan
menyengsarakan kamu loh ;)
Love, B